#HarryPotter20: Cinta pada Halaman Pertama


Assalamu'alaikum wr.wb!

Selamat Hari Raya Idul Fitri ya mantemaaaan! Semoga puasa Ramadhan kemarin mendatangkan kemenangan sejati dan menjadikan kita insan yang lebih baik. Amin? Aaamiiin!

Anyway pernah nggak sih kalian suka banget sama sesuatu sampai bertahun-tahun dan nggak bisa move on? Well, Poterheads do. Karena 20 tahun lalu, buku pertama "Harry Potter and the Philosopher's Stone" karya J.K. Rowling resmi terbit dan menyihir penggemarnya hingga saat ini. Bahkan setelah sekuel terakhirnya terbit, masih ada lho cover edisi baru, versi ilustrasi dan - ini nih yang lagi jadi inceran Potterhead seantero dunia - edisi spesial 20th anniversary! Nggak ketinggalan buku-buku pendamping yang selalu nongkrong manis di toko buku.

Keren juga ya, kisah yang pertama kali terbit 20 tahun lalu masih memberikan euforia yang sama saat ini. Namun setelah ditelusuri, nggak hanya karena kemampuan J.K. Rowling menciptakan cerita dan penerbit yang 'membidani' kelahirannya, tapi juga kita, para pembaca setia yang menjaga saga ini agar tetap hidup selama dua dekade di berbagai belahan dunia dengan banyak versi dan bahasa. Dan ketika saya kumpulin semua koleksi buku Harry Potter yang dipunya buat menghias blog post ini, saya sampe amazed sendiri dan langsung nostalgia ke masa-masa pertama kali membaca dan jatuh cinta sama Harry Potter, 17 tahun yang lalu. Numpang curcol dikit nggak papa yaa, hehe.


Inget banget, waktu kelas tiga SD dibeliin Ibu novel "Harry Potter and the Chamber of Secrets". Pas baca saya nggak ngeh sama sekali kalau itu ada buku pendahulunya. Nggak disangka, dari sekedar penasaran sampe suka beneran karena mem-boost imajinasi saya seluas-luasnya (sampe sekarang sih, haha), nggak lama setelah itu saya langsung ngebujuk Ibu ke Gramedia PIM untuk beli "Harry Potter and the Sorcerer's Stone" dan kelar dalam waktu tiga jam sajah! Sayapun makin jatuh cinta ketika filmnya keluar dan beli VCDnya. lalu ditonton berkali-kali sampe role playing segala sama Acha dan Tari (terus mereka ketularan suka Harry Potter juga, ahahak!). Nggak lupa juga beli buku "Quidditch through the Ages" dan "Fantastic Beasts and Where to Find Them" yang jadi korban coretan tangan karena serasa lagi iseng bareng Harry, Ron dan Hermione. Selang beberapa tahun kemudian, Ibu bawa pulang buku 'Tales of the Beedle the Bard' yang walaupun bekas masih tersimpan rapi di lemari.

Sambil baca novel ketiga dan keempat - yang sayangnya dipinjem temen sampe covernya buluk :')) tapi tetep disimpen-, film kedua Harry Potter mau tayang dan saya sampe suka heboh sendiri tiap liat cuplikan berita atau trailer di TV, terus tiap majalah yang ada Harry Potter-nya suka digunting-gunting. Ampuuun! Belum lagi sampe denial baca rumor penyanyi BoA bakal jadi Cho Chang dan bikin fanfic tulisan tangan - yang of course udah raib entah kemana. Tapi dari semua pengalaman baca buku Harry Potter, satu yang paling berkesan adalah ketika dibeliin novel kelimanya sebagai hadiah naik kelas. Walaupun udah di depan mata, buku itu nggak boleh saya sentuh sampai terbukti naik kelas dengan nilai bagus. Fast forward ke buku ketujuh, waktu itu udah kebelet banget baca dan langsung lompat ke bagian epilog, bahkan ada adegan tertentu yang bikin saya kegirangan ketika baca karena...AKHIRNYA OTP (singkatan dari one true pair) KESAYANGAN JADIAN! Walaupun sempet sedih karena di situ banyak yang berguguran, seenggaknya saya lega karena udah 'bersama' Harry dan teman-teman, until the very end *hiyak, ngembeng sodara sodara!*.Waktu nonton dua film terakhirnya pun harus banget dua kali sebelum akhirnya berpisah sementara.

Sampai akhirnya tahun 2013 saya ikut acara komunitas di F(x) Sudirman dan selisipan sama Indo Harry Potter, seketika saya kembali kangen untuk baca ulang buku dan nonton ulang filmnya, kemudian sayapun bergabung sampai saat ini. Bahkan bisa dibilang saya gampang baper ketika denger 'Hedwig's Theme' dan 'Windows to the Past' karena serasa diajak kembali ke dunia sihir J.K. Rowling. Impian masa lalu ikutan launching buku-buku Harry Potternonton bareng dan ikutan cosplay ngeramein promo film pun terlaksana dan pernah beberapa kali ditulis di sini. Seneng banget rasanya, yang tadinya 'hanya' tau dari jauh sekarang bisa ikut andil dan berbagi kebahagiaan sama Potterhead lainnya hingga tiba di perayaan #HarryPotter20 ini.







Nah, biar kalian bisa ngerayain #HarryPotter20, Indo Harry Potter bekerjasama dengan Periplus dan Gramedia Pustaka Utama ngajak kalian ikutan giveaway #PertamaBacaHarryPotter di Instagram. Ceritain pengalamanmu saat baca Harry Potter pertama kali dengan menampilkan fotomu dengan koleksimu. Pssst...besok terakhir, lho! Jangan lupa ikutan dan follow akun Instagramnya ya, kali aja nih kalian dapet buku "Harry Potter and the Philosopher's Stone" cover baru dari Periplus dan Gramedia! 

Good luck dan selamat tersihir, gaes!

Regards, Ratri



Sekilas info, ini rahasia awetnya Harry Potter selama 20 tahun:


1. Tujuh buku utama (plus cover edisi baru Bloomsbury, edisi khusus bahasa Indonesia karya Nicholas Fillbert, edisi spesial 20th anniversary, versi ilustrasi - masih on going!)
2. Tiga buku pendamping (Fantastic Beasts and Where to Find Them, Quidditch Through the Ages dan Tales of the Beedle the Bard)
3. Naskah pertunjukan teater "Harry Potter: The Cursed Child" dan film "Fantastic Beasts and Where to Find Them"
4. Delapan film Harry Potter dan satu film Fantastic Beasts (dan sekuelnya lagi digarap,yay!)
5. Website Pottermore dan forum diskusi daring seperti Mugglenet dan Snitchseeker.
6. Theme park The Wizarding World of Harry Potter di Universal Studios (Orlando, Hollywood, Osaka), plus Warner Bros Studio Tour London - The Making of Harry Potter
7. House of MinaLima, toko stationary khas Harry Potter dan Fantastic Beasts.

6 komentar:

  1. Emang ya mbak Harry Potter tuh pangsa pasar dan penggemarnya buanyak banget. Anehnya aku nggak gitu tertarik masak hihi. Bahkan aku belum pernah menuntaskan novelnya :D mungkin mesti nyoba baca ulang yah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak papa koook,kan pada akhirnya ini juga soal selera. Tapi nggak ada kata terlambat untuk baca ulang kook 😀

      Hapus
  2. Aku juga penggemar bukunya dan sempet beli beli merchandisenya bangett :')) Kayanya sekarang waktunya baca ulang deh... *elus elus Harry Potter and Philoshper's Stone edisi Ravenclaw*

    :3

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuuk! Btw udah nemu belom kejutan tentang kepala asrama Ravenclaw? hihi!

      Hapus
  3. Karena jaman kecil saya di kampung nggak sanggup beli Harry Potter, pas uda gede saya minta salah satu seserahan kawinan itu satu set buku ini ke suami.... Hihihi.... Trus lagi ga pernah ikut komunitasnya, seru ya kayanya.... :)

    BalasHapus
  4. Wuaaaaah keren satu set buku Harry Potter jadi seserahan!

    BalasHapus

Komentar boleh, nyampah gak jelas jangan ya :D