#FandomHeroine - Sansa Stark from Game of Thrones

Cantik ya?
Assalamu'alaikum,

BTW maap keliwat edisi Maret karena dunia persilatan lagi disibukkan sama kerjaan, alhamdulillah. Yes, I'm totally sober when I typed Sansa's name as #FandomHeroine of the month, karena selain April adalah bulannya Game of Thrones, Sansa digadang-gadang bakal punya cerita yang super seru di season keenam pasca kabur dari pernikahannya (lagi!) yang penuh KDRT. Eh tapi inget nggak sih, dulu banyak yang sebel sama dia karena keluguannya cenderung nyebelin? Sekarang Sansa udah beda 180 derajat, dari abege plin plan jadi wanita muda tangguh yang punya strategi sendiri. Walau bayangan kematian tetap membayangi, bukan nggak mungkin she's bringing the game into a whole new level. Game on!

Mundur lagi ke season 1, Sansa lahir sebagai anak kedua Lord Eddard "Ned" Stark dan Lady Catelyn Tully dari lima bersaudara (enam, kalo Jon Snow masuk hitungan). Anaknya tipikal putri keraton banget, hobi menjahit - bakat jadi designer bok!- , menyanyi dan menari walau nggak sampe gelar konser, parasnya pun cantik banget. Walau punya adik cewek, Sansa emang paling feminin dan ehem, lugu banget. Saking lugunya (demi abang Joffrey) ujung-ujungnya malah malapetaka dan akibatnya keluarganya terpecah belah. Yang ngikutin dari season 1 pasti tau deh drama kumbara yang dialami Sansa sampai akhirnya dia nelangsa banget selama lima musim.

Dari yang masih kinyis-kinyis doyan rumpik sambil makan lemon cakes...


Bayangin cobak, mulai dari patah hati setelah tau cinta pertamanya, Loras Tyrell ternyata "belok", ngeliat langsung Ned Stark dihukum mati, digampar "prince charming"alias Joffrey Baratheon, dinyinyirin Cersei Lannister, sempet nikah sama Tyrion Lannister yang aslinya baik banget dikerjain sama Olenna Tyrell, dicemburuin tante sendiri, jadi inceran Petyr Baelish alias om-om senang, sampe pernikahan penuh KDRT dengan Ramsay Bolton, sehingga berakhir seperti...
Mesakke sampeyan ndhuuuk... :((
Kurang menderita apa cobak dianaaa?? *garuk-garuk tembok Winterfell*

But! Look at the other side dong, ah, jangan diterusin nyinyirnya. Ternyata ada beberapa hal yang bisa kita contoh dari Sansa, terutama how to deal with things, like a lady boss.

1. Menjaga tata krama. Di bukunya, ada scene Sansa melihat pertarungan yang berujung sadis di King's Landing. Kalo kita yang nonton bisa teriak histeris sampe nangis, tapi dia tetep kalem demi menjaga tata krama sebagai putri seorang Lord. Stark pula. Saat diperlakukan buruk sama Joffrey dan Cersei, dia pasrah karena ngejaga tingkah lakunya di depan orang yang notabene lebih berkuasa. Sistem monarki di Westeros itu keji, buibu. Salah dikit, hukum mati! But Sansa is a Stark through and through, after all. She had endured the winter.
2. Bikin strategi sendiri. Seiring waktu, Sansa mulai tau siapa yang pantes jadi sekutunya, siapa yang numpang lewat, apalagi yang mau manfaatin dia dan klannya. Per season 4-5, lelah 'dikerjain' Sansa mulai memasuki permainan tahtanya sendiri sehingga nggak gampang untuk dikibulin. Inget Alayne Stone, alter-egonya Sansa ketika mau balik ke Winterfell? Di sinilah dia mulai pasang strategi yang cuma dia sendiri yang tau. Setelah berhasil kabur dari Winterfell di akhir season 5, yuk mari kita nantikan apalagi aksi Sansa. Ini bisa banget lho diterapin ke kehidupan sehari-hari, dimana kita harus punya plan sendiri di setiap situasi.
3. Pull yourself together. Mirip sama poin pertama, bisa dimaklumi kenapa Sansa baru beraksi sekarang. First and foremost, nggak ada yang bener-bener sepihak sama Sansa. Ya abis setelah Robb tewas, Arya dinyatakan hilang, Bran dan Rickon "kabarnya" dibakar, dialah satu-satunya pewaris klan Stark yang masih beredar di Westeros dan jadi sasaran empuk klan musuh untuk dikibulin. So she needed time to pull herself together and became a bad-ass young lady. Kalo ini mah, kita juga bisa dong ya.. toh segalau-galaunya Insya Allah gak sampe lima-enam musim juga, lol
4. Dress appropriately. Perhatiin deh, apapun kondisinya, Sansa selalu well-dressed. Jarang kelihatan kucel, kecuali beberapa episode terakhir. Well, seenggaknya kalo suasana lagi nggak enak kalo pake baju yang nyaman dan pantes lumayan juga jadi pelipur lara. Selain itu, cara berpakaian seseorang juga menunjukkan dignity nya di mata publik, yes? And Sansa pulled this one off, persis ibunya.

Oiya, bukti kalo Sansa nggak cuma cewek lemah pernah dibahas di Buzzfeed lho. Ini juga jadi bukti kuat kenapa Sansa dinobatkan sebagai #FandomHeroine bulan ini.
So, Lady Stark, you may survive us yet.
Jadi, siapkah kamu menanti aksi Sansa di season 6?

Dengan kekuatan direwolf, aku akan mendukungmu, lady Sansa!
Lensed by: kak Leija 
Valar Morghulis!
Ratri


4 komentar:

  1. Aku nggak ngikutin game of thrones :' makanya sedikit bingung waktu ngomongin sansa :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yah...percuma dong ditulis kalo ga dibaca :(

      Hapus
  2. Walaupun g kenal lady sansa, tapi kalau lihat perubahan dia sepanjang penayangan yg kamu rangkum, brati dia berkembang. Aku sebernya tertarik ngikutin, tapi.. Kalau harus donwload 5 seasonnya dulu, ampuni aku... G sanggup euy!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makanya kenalan dulu dong, ehehehe. Nanti kuupdate ke link-link cerita terkait Sansa yaa biar makin tertarik ngikutin :D

      Hapus

Komentar boleh, nyampah gak jelas jangan ya :D