Siasat si Jurus Selamat

Banyak hal nggak terduga tiba-tiba menghantam keseharian, apalagi kalo itu nggak ngenakin. Rasanya, kayak kejedot angkot terus kesenggol orang sampe mau jatuh lalu kaki kelindes roda motor *hentikan. sangat 'iklan'!*
Dampaknya pun cukup mahadahsyat:
Panik-->Sumpah serapah-->stuck-->being drama king/queen-->stres-->Nyerah.
Satu lagi penyakit 'mematikan' yang wajib dihindari: MENYERAH.Gampang banget terjebak di dalamnya, susahnya setengah mati untuk keluar karena penghalang yang kita ciptain sendiri.Sebenernya ada senjata pamungkas supaya nggak gampang nyerah. Ciri-cirinya:
1.Kreativitas dan logika bersanding bak pengantin di pelaminan, alias sama-sama kuat
2. Dibutuhkan ketenangan ekstra karena melibatkan otak
3. Sabar, gigih dan yakin jadi sidekicks utama biar si senjata pamungkas tetep berfungsi
4. Bisa jadi "kotak P3K" biar siap sedia di segala keadaan
Dia adalah siasat.Bukan jurus silat, apalagi ajaran sesat. Siasat ini harus selalu ada biar kita bisa ngehindarin dan mengatasi kejadian buruk, sekecil apapun kemungkinannya.Dan hebatnya, siasat ini bisa "mengkloning diri" kayak ninja, sehingga makin banyak alternatif, masalah makin cepet kelar. Asalkan kita nggak panik--dan nggak bengong, pasti ada aja siasat yang bisa dilakuin.
Ini pun terbukti pada gue, pas ada tugas yang harus jadi besok, dan tiba-tiba nggak bisa kebuka file-nya gara-gara ke-corrupt. Gue sempet panik, tapi apa yang gue lakuin? Gue berusaha tenang, dan si siasat pun nongol dan memberi sebuah ide: "lo re-download, terus lo edit lagi, garis ijonya diilangin biar bersih". And I did it, it feels good once the problem solved. Kalo siasat ini berwujud orang, bisa kali gue bikin toast buat dia, saking berjasanya dia nolongin orang-orang biar nggak nyerah dan terpuruk pada suatu keadaan kapanpun dibutuhkan.

Dan inilah gue, menjelang tengah malem ingin bersulang kepada Siasat, si Jurus Selamat.

Regards, Ratri

0 komentar:

Poskan Komentar

Komentar boleh, nyampah gak jelas jangan ya :D